Pemerintah Harus Tanggung Jawab

BANYUWANGI – Kematian Abdullah Bawazir, TKI asal Lateng, Banyuwangi langsung mengundang perhatian dari Lembaga Pendampingan dan Pengembangan Tenaga Kerja Indonesia (LPPTKI). LSM yang berkantor di Jl Albarkah nomor 31, Manggarai, Jakarta Selatan itu siap me-back up kasus ini. “Bagaimana pun juga pemerintah harus bertanggungjawab. Kalau memang dibutuhkan, PPTKI siap membantu memulangkan jenazah TKI tadi,” tegas Direktur LPPTKI Normawati yang kebetulan posisinya berada di Banyuwangi.Mengacu pengalaman yang pernah ditangani LPPTKI, jika ada TKI meninggal di tempat kerja, pihak-pihak yang berkompeten harus bertanggung jawab. “Mandor dan agennya juga harus tanggungjawab. Apalagi keberangkatan korban ke Malaysia lewat jalur resmi,” tegas wanita berjilbab yang pernah mendapat penghargaan dari Ny Ani Susilo Yudhoyono itu.

Langkah awal dari penanganan kasus ini, lanjut Normawati, pihak keluarga harus memberikan kuasa kepada LPPTKI. “Kita kenal dengan Pak Teguh, atase RI di Malaysia. Kalau memang dibutuhkan, kami siap ditemui sewaktu-waktu,” kata Normawati didampingi ketua bidang advokasi dan pembelaan hak-hak pekerja Wellen Heriansyah SH.

Sekadar tahu, LPPTKI adalah sebuah LSM yang bergerak di bidang pendampingan masalah tenaga kerja baik yang bekerja di dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu kasus yang pernah ditangani adalah ikut membantu pemulangan Istiqomah, TKW asal Banyuwangi yang pernah disandera tentara Irak, Oktober 2004 lalu. “Tidak lama lagi, kami akan buka posko di Banyuwangi,” tegas Normawati. (nic/aif)

 

 

http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&id=189967&c=104

diakses pada tanggal : 02-04-2008

pukul 13:30

 
 
 

 

Advertisements